{"id":76,"date":"2020-02-21T14:30:53","date_gmt":"2020-02-21T14:30:53","guid":{"rendered":"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/?p=76"},"modified":"2020-02-21T14:41:21","modified_gmt":"2020-02-21T14:41:21","slug":"we-can-do-more-we-can-do-better","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/?p=76","title":{"rendered":"&#8220;WE CAN DO MORE, WE CAN DO BETTER&#8221;"},"content":{"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Sambutan Superior Provinsial SCJ Indonesia dalam rangka Lounching GPGN<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery alignleft columns-1 is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"684\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Rm-Titus-Waris-684x1024.jpg\" alt=\"\" data-id=\"83\" data-full-url=\"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Rm-Titus-Waris-scaled.jpg\" data-link=\"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/?attachment_id=83\" class=\"wp-image-83\" srcset=\"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Rm-Titus-Waris-684x1024.jpg 684w, https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Rm-Titus-Waris-200x300.jpg 200w, https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Rm-Titus-Waris-768x1150.jpg 768w, https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Rm-Titus-Waris-1025x1536.jpg 1025w, https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Rm-Titus-Waris-1367x2048.jpg 1367w, https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Rm-Titus-Waris-scaled.jpg 1709w\" sizes=\"auto, (max-width: 684px) 100vw, 684px\" \/><figcaption class=\"blocks-gallery-item__caption\">P. Titus Waris Widodo SCJ <br>Superior Provinsial SCJ Indonesia<\/figcaption><\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">                Selama bertahun-tahun kita para imam, para biarawan-biarawati bahu membahu dan bekerja keras untuk membangun dan mengembangkan Gereja lokal di keuskupan agung Palembang lewat kehadiran dan karya kita. Ada banyak karya yang dikelola masing-masing seperti rumah sakit Charitas diselenggarakan oleh Kongregasi Charitas. Sekolah Xaverius di Lapangan Hatta diselenggarakan oleh suster Hati Kudus. Sekolah Xaverius di Kamboja diselenggarakan oleh Frater BHK.&nbsp; Paroki-paroki ada yang dikelola imam diosesan, ada juga yang dikelola SCJ dan kongregasi lain. Tapi ada banyak karya yang dikelola dan diselenggarakan bersama: Rumah retret Giri Nugraha diselenggarakan oleh Charitas dan SCJ juga Panti asuhan St. Maria, Pasangsurut. Seminari menengah St. Paulus diselenggarakan oleh SCJ dan keuskupan dan juga melibatkan suster FSGM. Unika Musi Charitas diselenggarakan dalam kerjasama antara keuskupan, Charitas, dan SCJ. Tentu saja dalam rangkaian berbagai kerjasama tersebut para awam juga sangat aktif terlibat di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Sebagai Gereja, sebagai umat Allah,\nsebagai imam dan biarawan-biarawati kita sudah banyak berbuat, banyak berkarya,\nbanyak berkolaborasi dan berkontribusi, sudah pula banyak menghasilkan\nbuah-buah. Pertanyaannya adalah apakah cukup sampai disini? Apakah kita sudah\npuas dengan hasil yang kita capai sekarang? Apakah tidak ada hal lain lagi yang\nbisa kita buat selain hal-hal yang sudah biasa kita kerjakan? Can we do more? Kalau\nkita mau terus tumbuh dan berkembang kita harus selalu percaya bahwa we can\nalways do more, we can always do better.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Griya Pastoral Giri Nugraha (GPGN) adalah\nperwujudan dari keyakinan kita bahwa we can do more, we can do better, bahwa\nmasih ada banyak hal yang bisa kita lakukan dan kerjakan bersama untuk\npengembangan Gereja. Mengapa? Pertama-tama karena kita memiliki sumber daya\nmanusia (SDM) yang terus bertambah baik dalam kuantitas maupun dalam kualitas;\nSDM yang berasal dari Keuskupan, SCJ, Charitas, kongregasi lain, dan para awam\njuga. Kita juga memiliki tempat yang sudah dikenal luas sebagai oase rohani dan\npengembangan spiritual yakni Rumah Retret Giri Nugraha. Selain itu tersedia juga\nlahan yang sangat luas untuk berkolaborasi dalam pengembangan Gereja dan\nmasyarakat. GPGN ini misalnya bisa menawarkan studi dan aplikasi ajaran sosial\nGereja, program <em>ongoing formation<\/em>\nuntuk para imam dan religius,<em> upgrading<\/em>\ndan pengembangan iman untuk para pendidik dan mereka yang berkarya di dunia\nmedis, pengembangan pastoral ekologis, workshop katolisitas untuk mendukung\nprogram keuskupan agung Palembang. Lahan-lahan tersebut di atas belum banyak\ndisentuh dan digarap dengan sungguh-sungguh. Pastilah kita bisa menemukan hal-hal\nlain lagi yang bisa digarap dan diolah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; SCJ menginisiasi berdirinya GPGN ini.\nSCJ bersedia <em>nggetih, <\/em>bersedia <em>mokoki<\/em> dengan mengutus P. Paulus Harnasa\nPurba SCJ untuk memimpin proyek ini. Namun demikian janganlah hal ini dipandang\nsebagai bentuk kesombongan dari SCJ. Yang justru mau ditampilkan disini adalah\nkesiapsediaan dan tanggungjawab SCJ. Orang Jawa mengatakan <em>sing wani usul, kudu wani mikul, <\/em>yang artinya kurang lebih: \u201cberani\nmengusulkan berarti berani bertanggungjawab,\u201d&nbsp;\nyang usul ya harus banyak bekerja. Dengan demikian pastilah nanti akan\nada banyak anggota SCJ yang dilibatkan dalam proyek ini. Tentu saja para imam\ndiosesan Palembang, para suster Charitas banyak juga yang bisa terlibat dan\nberkontribusi sesuai dengan kompetensi masing-masing. Dengan cara demikian GPGN\ndapat menjadi rumah bersama, tempat kita semua belajar, bekerjasama, berdiskusi\ndan berdialog, mengembangkan diri sembari mengasah skill dan kompetensi kita.\nPada saat yang sama kita berkontribusi untuk pengembangan Gereja dan pelayanan\npada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Terimakasih pada P. Paulus Harnasa\nPurba SCJ yang bersedia kami utus untuk mengkoordinir proyek ini dalam\nkolaborasi dengan P. Paulus Guntoro SCJ dan Tim rumah retret Giri Nugraha.\nTerimakasih pada kongregasi suster Charitas yang dengan senang hati bahu membahu\nuntuk mengembangkan GPGN sebagai lanjutan kolaborasi yang sudah lama terjalin\ndalam penyelenggaraan rumah retret Giri Nugraha. Terimakasih juga untuk bapak\nuskup dan para imam diosesan yang juga siap mendukung. Ada banyak imam diosesan\nkita yang mempunyai kompetensi untuk menjadi nara sumber di bidang pastoral dan\npengembangan jemaat. Terimakasih juga kepada para umat dan semua pihak yang\nmendukung dan nantinya akan berkolaborasi dengan Griya Pastoral Giri Nugraha.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Ibaratnya pohon Griya Pastoral Giri Nugraha ini baru ditanam. Bentuknya bisa jadi belum sangat jelas. Buahnya pun belum bisa kelihatan, apa lagi dinikmati. Seperti pohon yang baru ditanam perlu dijaga dan dirawat, dipupuk dan di-<em>ipuk-ipuk,<\/em> dipantau dan dievaluasi, demikianlah juga dengan GPGN ini. Bila tiba saatnya nanti GPGN pastilah akan bertumbuh, berkembang, dan menghasilkan buah melimpah. Ada yang menanam. Ada yang menyiram. Dan ada Allah yang memberi pertumbuhan. With God in our side we can do more, we can do better.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Palembang, 21 Februari 2020<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">P. Titus Waris Widodo SCJ<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sambutan Superior Provinsial SCJ Indonesia dalam rangka Lounching GPGN Selama bertahun-tahun kita para imam, para biarawan-biarawati bahu membahu dan bekerja keras untuk membangun dan mengembangkan Gereja lokal di keuskupan agung&hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":77,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,8,2],"tags":[17,16],"class_list":["post-76","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","category-news","category-publcation","tag-p-titus-waris-widodo-scj","tag-superior-provinsial-scj-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/76","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=76"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/76\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":84,"href":"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/76\/revisions\/84"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/77"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=76"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=76"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gpgn.dehonian.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=76"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}